terlalu
terlalu banyak 'mungkin' di kepala
terlalu banyak 'seandainya' di logika
yang begitu lugu dengan semua kesalahan yang bukan hanya tentang kita saja
yang terlalu disudutkan
yang menjadi fana dalam ingatan
yang menjadi jadi, jika terus disalahkan
terlalu banyak 'terlalu' di setiap tulisan
yang di rangkai hingga berantakan
sekarang..
terlalu menyedihkan untuk di beri label kenyataan
Komentar
Posting Komentar