cepat pulang, ya
aku menunggu di ujung waktu yang kita lewati berdua
menunggu di gelap lampu yang di bias cahayanya
lalu aku sedikit pilu dalam ruang bahasa kita
dan aku tengah menanti,
yang selalu kau ucap dalam hati
aku, berbisik dalam doa di hujan rintik.
kata mu
selamanya waktu adalah kita berdua
bersuara dari ujung ke ujung yang merekah tanpa binasa
walau tak sama, kita hanya waktu yang tertunda
yang tak nyata
yang mengila pada sajak cinta
Komentar
Posting Komentar