sandakala dan pendustanya

bayangkan disini adalah tubuh ku

dan disisi kanan itu propaganda jiwa yang menopangmu 

lalu sial nya ia akan bernasib sama 

pada tumpukan duka dan kecewa 

aku lebih akan mengingat pada waktu yang cukup saja

pada fakta yang ku anggap kekal walau tak lama 


maka saat ini aku tidak sekedar berdarah dan bernanah

tidak juga hanya berdaging dan bertulang

aku adalah tubuh yang punya riwayat

tubuh yang mengelak untuk tamat 


dan setelah pijakan pasir 

yang ku bawa bersama dirimu yang menjadi sedikit anyir 

tersadarlah sudah, 

di bawah beringin 

di kota yang tak asing 


Komentar

Postingan Populer