24/7 (bagian tiga)


 sunyi mu bungkam tampak diam,seperti rungu 
  
 merasa sudah baik kamu bisu 

 aku adalah ruang yang terasa biru 

 menari di tatapan kosong, di temani hujan bersama angin lalu 

 dengan cemas cemas berharap kamu tak lupa berseru


 lalu sepertinya lebih dari yang di bayangkan 

 lewat angka dari satu hari yang tegang 

 kamu takut bila aku mulai remang dari mimpi lupa ingatan 

 24/7 yang seperti kekanak kanakan dengan ragu yang memabukkan

 dan aku lupa, saku mu membawa percakapan kita yang telah bertulang 


 24/7 saat kamu pulang  

 rindu ini telah lancang 

 






hai, untuk kalian yang udah baca thankyou ya! 

semoga judul baru di tahun ini juga lembaran baru yang bawa berkah 

Komentar

Postingan Populer