Puisi (51) Jendela merah
Jendela itu basah, selimuti hujan
Berlinang di atas daun daun pinang
Terkungkung di bawah alas
Merana di bakar pisau panas
Di baris dialog waktu
Yang di sebut para si jendela itu
Menangis meraung membelengu
Ia terjaga pada sajak pemburu
Ia marah dalam wujud persegi panjang
Lalu nama jendela merah itu terpampang
Dan sudah pasti dendam seumur jalan
Berlinang di atas daun daun pinang
Terkungkung di bawah alas
Merana di bakar pisau panas
Di baris dialog waktu
Yang di sebut para si jendela itu
Menangis meraung membelengu
Ia terjaga pada sajak pemburu
Ia marah dalam wujud persegi panjang
Lalu nama jendela merah itu terpampang
Dan sudah pasti dendam seumur jalan
Terima kasih yang senantiasa membaca, semoga kita di beri kesehatan selalu, happy reading 💛
W/love C!
Komentar
Posting Komentar