Puisi (38) udara dalam botol
Gadis di satu dunia fana
Di timpa angin dan di hadang belantara
Tak luput dari lirikan lewat sudut mata
Tak mau berfoto tak mau membuka mata
Ucap nya bisu ketika melihat rasa bahagia
Dalam benaknya tak mau pulang
Sisa kan waktu untuk seseorang
Ketika datang, jangan di abadikan
Dia tak mau terlewatkan
Memorial tawa dan canda
Yang seolah melupakan hidupnya yang sengsara
Cukup hirup dalam denyut nadi
Masukan dalam lubuk hati
Lalu sudah, itu tidak akan bisa kau lukai
Komentar
Posting Komentar