puisi (32) kepenatan dunia pelajar
Raut wajah sungguh..
Sungguh tak lagi semrigah
Memeramkan sedikit lalu berhalu
Lelah dengan penat dalam lubuk hati itu
Tolong katakan ini mimpi
Sesaat setelah semuanya berbidik nyeri
Mata kosong ini
Bohong jika diisi dengan kelembutan hati
Walau karna semua berniat untuk sang mimpi
Malam ini pukul sembilan
Menutup mata tak kuat dengan getaran
Sumpah
Kantuk ini tak tertahan
Padahal sudah ia pikir ini memang kenyataan
Kertas ini nyata
Membuat ia ingin membakar api yang sudah membara
Terimakasih. Malam ini adalah curahatn saya.
Sungguh tak lagi semrigah
Memeramkan sedikit lalu berhalu
Lelah dengan penat dalam lubuk hati itu
Tolong katakan ini mimpi
Sesaat setelah semuanya berbidik nyeri
Mata kosong ini
Bohong jika diisi dengan kelembutan hati
Walau karna semua berniat untuk sang mimpi
Malam ini pukul sembilan
Menutup mata tak kuat dengan getaran
Sumpah
Kantuk ini tak tertahan
Padahal sudah ia pikir ini memang kenyataan
Kertas ini nyata
Membuat ia ingin membakar api yang sudah membara
Terimakasih. Malam ini adalah curahatn saya.
Komentar
Posting Komentar