Puisi (21) pembenci
Taruh dulu di sisi kanan hati mu.
Lalu yang pertama, kau hempas kembali pastinya.
Lalu menjadi terburuk dari bagian hidupnya.
Seharusnya, sebuah kekecewaan tidak perlu di pamerkan kepada dunia.
Sebab..pembenci tidak akan membenci tanpa 'karena'
Bukan saat nya menangis membuat merasakan hati yang terlalu lemah, itu memang mengindikasikan ia hidup.
Kata rapuh yang sangat jarang di hindari dengan kata redup.
Pada suatu benang merah yang tertata mundur, jika ia sudah memperlambat pegangan.
Maka lepaskan, yang hanya akan mampu bergerak maju. Dan akan siap menjelajah hati, pada sesuatu.
Lebih baik berjalan di api. Dari pada kau bekaskan kaki mu untuk berjalan di dasar hati.
Tq. Tq. Tq.
Happy reading:)
Lalu yang pertama, kau hempas kembali pastinya.
Lalu menjadi terburuk dari bagian hidupnya.
Seharusnya, sebuah kekecewaan tidak perlu di pamerkan kepada dunia.
Sebab..pembenci tidak akan membenci tanpa 'karena'
Bukan saat nya menangis membuat merasakan hati yang terlalu lemah, itu memang mengindikasikan ia hidup.
Kata rapuh yang sangat jarang di hindari dengan kata redup.
Pada suatu benang merah yang tertata mundur, jika ia sudah memperlambat pegangan.
Maka lepaskan, yang hanya akan mampu bergerak maju. Dan akan siap menjelajah hati, pada sesuatu.
Lebih baik berjalan di api. Dari pada kau bekaskan kaki mu untuk berjalan di dasar hati.
Tq. Tq. Tq.
Happy reading:)
Komentar
Posting Komentar