Puisi (11) merela.
Tak hanya di dalam sepi ia bernanyi.
Melantun kan kalimat walau hanya seorang diri.
Saat hanya jari jemari yang rentangkan erat.
Membuat nya merasa halu dan menggeliat.
Mengepal membeku dalam runtuhan hebat.
Sementara saat menghilangkan serpihan.
Ia terus berusaha untuk merelakan.
Walau hanya itu yang ia bisa.
Mungkin suatu saat akan terus terbiasa.
Terbiasa ditarik dan menarik dalam lolongan kosong.
Menari nari bersama genggaman duri yang menyodor.
Tak tahu sampai kapan ia di bohongi.
Dengan berpura pura tak mengerti.
Walau hanya puisi yang mengambari.
Jiwa tak akan pernah tahu, kapan rasa akan menuai, lalu rindu akan berhenti.
Bila sudah tepatnya. Nyeri akan mengurangi.
Sebab tak ada ingin melepaskan dan di lepaskan. Bahkan angin pun merasakan itu.
Hai eveybody. Happy sat-urday
Well temen gue nanya. Kenapa puisinya gak pernah ada yang gembira. Alias sendu mulu. Ya karna susah kalo buat gembira. Ya nanti lah gue coba.
Anyway kalo udah jadi dalam satu buku. Judul puisinya di ganti jd (bahasa).
So happy reading. Thanks for the respect.
Melantun kan kalimat walau hanya seorang diri.
Saat hanya jari jemari yang rentangkan erat.
Membuat nya merasa halu dan menggeliat.
Mengepal membeku dalam runtuhan hebat.
Sementara saat menghilangkan serpihan.
Ia terus berusaha untuk merelakan.
Walau hanya itu yang ia bisa.
Mungkin suatu saat akan terus terbiasa.
Terbiasa ditarik dan menarik dalam lolongan kosong.
Menari nari bersama genggaman duri yang menyodor.
Tak tahu sampai kapan ia di bohongi.
Dengan berpura pura tak mengerti.
Walau hanya puisi yang mengambari.
Jiwa tak akan pernah tahu, kapan rasa akan menuai, lalu rindu akan berhenti.
Bila sudah tepatnya. Nyeri akan mengurangi.
Sebab tak ada ingin melepaskan dan di lepaskan. Bahkan angin pun merasakan itu.
Hai eveybody. Happy sat-urday
Well temen gue nanya. Kenapa puisinya gak pernah ada yang gembira. Alias sendu mulu. Ya karna susah kalo buat gembira. Ya nanti lah gue coba.
Anyway kalo udah jadi dalam satu buku. Judul puisinya di ganti jd (bahasa).
So happy reading. Thanks for the respect.
Komentar
Posting Komentar