Puisi (1) injustice
Bersandar pada perak. Jatuh sesak tak terbalik.
Cukup henti di dalam tempat tak bergerak.
Dunia..mengapa?
Kepercayaan nya redam tak tersisa.
Bahagiaanya musnah. Keram dihempas ombak. Terombang ambing di khianati arah. Tak ada daya selain pasrah.
Di biarkan kalbu itu berbisik seolah nyanyian sendu yang berseru.
Ada apa? Meninggal kan hati untuk di caci.
Raga demi raga. Menyayat jiwa dan membangunkan luka. Lengah ia berdiri. Bagaikan patung yang tak bisa bicara.
Angin berhembus perlahan seolah mengusik nya dari lamunan.
Derasnya hasrat selalu mengusir sebagaimana hendak ia tulis seribu bintang.
Matahari di bawa oleh ribuan gelombang memberi terik yang indah.
Ia seperti sabda yang membawa jutaan burung merpati putih.
Mimpi bukan lagi mimpi. Bisa saja hanya setengah hati.
Langit sisakan bilur padat tak jua semangat dan tak lagi kuat.
Kokok ayam menjadi bisu
Percikan hujan membuat itu kelu.
Berharap keredaan menjelma.
Sampai semuanya berlalu. Untuk dia.
Blog yang sebelum nya udah ke hack sama orang. which is ini yang baru nya. So happy reading. Tadinya mau langsung cepen cuma. Ya gitu. Lagi mau buat puisi aja. Ok. Bye.
Cukup henti di dalam tempat tak bergerak.
Dunia..mengapa?
Kepercayaan nya redam tak tersisa.
Bahagiaanya musnah. Keram dihempas ombak. Terombang ambing di khianati arah. Tak ada daya selain pasrah.
Di biarkan kalbu itu berbisik seolah nyanyian sendu yang berseru.
Ada apa? Meninggal kan hati untuk di caci.
Raga demi raga. Menyayat jiwa dan membangunkan luka. Lengah ia berdiri. Bagaikan patung yang tak bisa bicara.
Angin berhembus perlahan seolah mengusik nya dari lamunan.
Derasnya hasrat selalu mengusir sebagaimana hendak ia tulis seribu bintang.
Matahari di bawa oleh ribuan gelombang memberi terik yang indah.
Ia seperti sabda yang membawa jutaan burung merpati putih.
Mimpi bukan lagi mimpi. Bisa saja hanya setengah hati.
Langit sisakan bilur padat tak jua semangat dan tak lagi kuat.
Kokok ayam menjadi bisu
Percikan hujan membuat itu kelu.
Berharap keredaan menjelma.
Sampai semuanya berlalu. Untuk dia.
Blog yang sebelum nya udah ke hack sama orang. which is ini yang baru nya. So happy reading. Tadinya mau langsung cepen cuma. Ya gitu. Lagi mau buat puisi aja. Ok. Bye.
Komentar
Posting Komentar