Puisi (35) titip pesan pada mendung


Saat para mata menatap tulisan buntu
Ia dengan logat bersuara merdu
Angin tetaplah udara dibawah langit
Dan seketika hidupnya dipenuhi catatan rumit

Ia berpesan pada sang udara mendung
Dalam ingatan tak peduli keluh nya tak didukung
Wahai rasa dan raga
Cepat cepatlah sampaikan pada angin dan angkasa

Siapkan kau lantunkan pada sajak sajak itu
Lalu terbang sampai ujung langit biru
Sampai saat kesejukan batinmu
Untuk tidak titip pesan rahasia pada sang masalalu

Para raja sedng mencari tokoh istimewa






Selamat malam minggu sahabat pembaca 
Love -c 

Komentar